Saturday, January 5, 2008

VJ#17/I/2008 : Resensi Pohon Kepribadian Anda

Keingintahuan, merupakan salah satu sifat yang selalu ada dalam diri kita. Rasa ingin tahu mendorong kita untuk belajar agar mampu untuk terus berkembang dan menyesuaikan diri dengan kehidupan sekitar. Sebagai mahkluk sosial, manusia membutuhkan orang lain dan dengan sendirinya akan terjadi hubungan/ interaksi. Dalam interaksi ini sering terjadi masalah dan timbul rasa ingin tahu dalam diri kita untuk memahami orang lain agar hubungan tersebut dapat berjalan dengan baik, apalagi bila hubungan yang telah dibina sangat penting atau punya arti khusus seperti; pacaran atau hubungan dalam keluarga misalnya. Berkaitan dengan itu buku Pohon Kepribadian Anda ini sedikit banyak berusaha untuk menjawab rasa ingin tahu kita dalam memahami orang lain yang juga dapat berguna untuk memahami diri kita sendiri.

Bagian pertama dari buku ini menjabarkan empat tipe kepribadian yaitu:
Sanguinis

Tipe kepribadian: menyenangkan dan selalu ingin bersenang-senang.

Tipe dan arah tindakan: bertindak dengan cara-cara yang mentenangkan.

Yang disukai: diberi perhatian, didengarkan dan disetujui pikirannya oleh orang lain.

Yang tidak disukai: jika ia tidak mendapat pujian dan humornya tidak ditanggapi oleh

teman hidupnya dan jika ia terlalu banyak dikritik dan hidup tidak

lagi menyenangkan.

Topeng kepribadian: memakai topeng kepribadian badut.


Koleris

Tipe kepribadian: ketat dengan aturan, selalu ingin memegang kendali, dan

suka memimpin.

Tipe dan arah tindakan: bertindak dengan caranya sendiri.

Yang disukai: memegang kendali dan berhasil untuk meraih penghargaan.

Yang tidak disukai: jika teman hidupnya tidak menyelesaikan pekerjaan dan keberhasilan

yang diraihnya tidak dihargai dan jika kehidupan berada diluar

pengendaliannya dan tidak ada penghargaan yang diperoleh.

Topeng kepribadian: memakai kekuatan kemarahan.


Melankolis

Tipe kepribadian: teratur dan menuntut kesempurnaan.

Yang disukai: suka keteraturan dan kesempurnaan serta perhatian atas apa yang

dilakukan tanpa banyak perubahan dalam hidupnya.

Yang tidak disukai: jika teman hidupnya tidak peka terhadap kebutuhannya dan hidupnya

tidak teratur dan jika hidup berantakan dan tidak ada harapan.

Topeng kepribadian: menuntut kesempurnaan dengan rasa sakit.


Phlegmatis

Tipe kepribadian: mencari dan mencintai kedamaian.

Yang disukai: akrab dengan kedamaian tidak suka diusik tapi dihormati dan timbul rasa

diri berharga.

Yang tidak disukai: jika teman hidupnya menganggap ia sebagai hal yang sudah

semestinya (memang begitu adanya) dan jika hidup penuh masalah

dan tidak ada kedamaian.

Topeng kepribadian: mencari kedamaian dengan apatis.

Bagian dua membahas pengertian pohon kepribadian yang dijelaskan pengarang lewat silsilah keluarganya dan beberapa kerabatnya. Ia hendak menunjukkan bahwa ada kelanjutan/ kesamaan kepribadian yang diturunkan dalam hubungan keluarga. Pohon kepribadian tersebut juga memberikan penjelasan mengenai asal-usul kepribadian kita, apa yang diturunkan oleh orang tua, dan yang akan kita turunkan pada anak-anak. Bagian ini juga menjelaskan kepribadian anak-anak dan orang tua lewat penjelasan empat jenis kepribadian, hanya saja pada bagian ini empat perilaku kepribadian tersebut diaplikasikan dalam kehidupan kanak-kanak atau orang dewasa sebagai orang tua. Bagian ketiga berisi tiga buah bab yang menjelaskan bahwa kepribadian yang terluka dapat dipulihkan kembali, akar kepribadian mampu kita cari dan temukan, dan bab terakhir berisikan pertanyaan-pertanaan mengenai manfaat yang dapat dipetik serta renungan-renungan menarik untuk masa depan para pembacanya.